Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Renungan Kristen

Mengapa Kita Mengalami Pencobaan

Ketika datang pencobaan ke dalam hidup kita, satu kata yang biasanya ada di depan bibir kita adalah mengapa. Karena pencobaan itu sulit, menyakitkan, dan menyedihkan, kita biasanya bertanya, "Mengapa itu terjadi kepada saya?" dan kita selalu hampir tidak pernah mendapat jawaban yang kita cari. Mereka membuat kita meragukan apa yang kita percaya karena keinginan kita sendiri sedang diuji. Seperti yang kita pelajari pada hari pertama, Yesus mengajar kita bahwa kita akan mengalami kesulitan. Hidup sebagai pengikut Kristus bukan berarti tidak ada kesulitan. Dunia kita jatuh dan hancur dengan orang-orang yang melakukan hal-hal yang menjatuhkan dan menghancurkan. Tentu saja, akan ada pencobaan. Orang-orang akan melakukan hal-hal yang mempengaruhi kita. Kita akan melakukan hal-hal yang mempengaruhi orang lain dan diri kita sendiri. Kita mungkin tidak bermaksud demikian, tetapi tindakan kita masih menyebabkan rasa sakit dalam kehidupan orang lain. Mungkin bahkan diri sendiri. Beriku...

IBADAH YANG BERKENAN

Ibadah tuh goalnya apa sih? Karena banyak orang Kristen yang berkata begini: saya sudah rajin ibadah, saya sudah banyak berkorban buat gereja, saya sudah memberi banyak, saya sudah rajin pelayanan, saya nggak pernah absen ke gereja, saya nggak pernah absen kebaktian, dan lain sebagainya, tapi masih bingung goal/tujuan dari ibadah itu apa. Saudara-saudara ternyata di Perjanjian Lama di Kitab Amos 5 ayat 21-24 ternyata ada cerita bahwa ibadah Israel dibenci sama Tuhan dan ini ngeri banget sampai ibadah kita Tuhan benci. Amos 5:21-24 (TB) "Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu dan Aku tidak senang kepada perkumpulan rayamu. Sungguh, apabila kamu mempersembahkan kepada-Ku korban-korban bakaran dan korban-korban sajianmu, Aku tidak suka, dan korban keselamatanmu berupa ternak yang tambun, Aku tidak mau pandang. Jauhkanlah dari pada-Ku keramaian nyanyian-nyanyianmu, lagu gambusmu tidak mau Aku dengar. Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai y...

KESETIAAN MELEWATI MASA-MASA KEGAGALAN

Kebanyakan film romantis menggambarkan kisah cinta anak muda. Film tersebut biasanya menampilkan adegan yang sempurna di mana dua individu jatuh cinta. Lalu bolak-balik dari saat mereka jatuh cinta, kemudian dipercepat ke adegan di mana mereka telah tua dan memiliki anak-anak, menunjukkan cinta dalam tahap yang paling dewasa. Permasalahannya bahwa kisah romantis ini hanya menunjukkan sisi awal dan akhir. Semua orang dapat merasakan cinta anak muda yang begitu menggairahkan, tetapi tidak semua orang dapat mengalami cinta yang berkembang secara utuh. Perjuangan cinta yang paling berat adalah diantaranya, melalui proses menuju dewasa. Inilah yang akan membuat hubungan tetap bertahan di masa-masa sukar. Kesetiaan terhadap satu sama lain terbukti ketika mengalami masa-masa kegagalan. Tuhan tetap setia bahkan ketika manusia tidak setia. Ia terus menerus tertolak seperti seorang suami setia yang istrinya belum pulang ke rumah, meskipun ia tahu apa yang sedang dilakukan istrinya. Dan ia sepert...

MELAYANI SEPERTI TELADAN YESUS

Filipi 2:1-4 (TB) 1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, 2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, 3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; 4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. Bapak/Ibu saudara dalam bacaan kita pagi hari ini kita belajar dari nasihat Rasul Paulus kepada jemaat Filipi tentang bagaimana kita harus bersikap diantara sesama kita terlebih dalam saudara seiman. Di sana Paulus menuliskan nasihat lebih lanjut tentang tugas-tugas Kristiani;  yaitu kesamaan pikiran dan kerendahan hati, menurut teladan Tuhan Yesus.  Kasih kepada sesama adalah hukum kerajaan Kristus dan aturan dalam keluarga-N...

Relasi Yang Indah Bersama Allah : Teladan Yesus

Relasi Yang Indah Bersama Allah : Teladan Yesus Markus 1:35 (TB)  Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. Yesus adalah teladan kita, di mana kita dipanggil untuk semakin serupa dengan Dia. Selama Yesus hidup di dalam dunia ini, yang menjadi prioritas-Nya adalah terus memiliki relasi dengan Allah Bapa. Hal ini tercatat dalam ayat di atas, "pagi-pagi benar" artinya sebelum aktivitas yang lain Yesus mengutamakan berkomunikasi dengan Allah Bapa. Ini adalah perenungan yang esensial dari Kekristenan inilah tujuan utama manusia diciptakan agar kita memiliki relasi yang penuh cinta dengan Allah. Lalu bagaimana kita dapat hidup sama seperti Yesus memiliki relasi dengan Allah, relasi yang bukan berdasarkan jadwal maupun kehidupan agamawi yang kita bentuk. Tetapi berdasarkan cinta kasih kepada Allah dan cinta ini didasarkan kenyataan dari cinta Allah kepada kita melalui pengorbanan Yesus di kayu salib. Relas...

From ZERO to HERO: Gideon Pahlawan Iman

From ZERO to HERO: Gideon Pahlawan Iman 2 Korintus 4:7 “Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.” Seringkali kita melihat orang-orang dengan latar belakang yang rusak namun dipakai Tuhan luar biasa. Mereka yang memiliki masa lalu yang kelam, hidup dalam berbagai dosa, kriminal, pecandu, dan sering keluar masuk penjara, mereka yang bagi dunia tidak memiliki nilai dan tidak ada harapan untuk berubah. Tetapi ternyata kita terkejut melihat transformasi yang terjadi atas mereka. Bisa jadi pula mereka tadinya kita kenal sebagai orang yang penuh kelemahan. Tidak berani tampil di muka umum, tidak pandai berbicara, bukan orang yang peduli, punya inisiatif, dan sebagainya, tetapi kemudian mereka tampil melayani Tuhan dengan hebat. Manusia memang sering mengukur dari kemampuan individu. Dalam dunia pekerjaan pun orang-orang yang dipilih kerja biasanya adalah orang-orang yang diang...