Langsung ke konten utama

Postingan

Pemuda Yang Berdampak

Saudara-saudara yang dikasihi dalam Kristus, hari ini kita merayakan Hari Sumpah Pemuda, sebuah momen yang penting dalam sejarah bangsa kita. Pada hari ini, kami ingin merenungkan arti pentingnya pemuda dalam membangun masa depan yang baik bagi negara ini, dengan panduan dari firman Tuhan. Ayat Alkitab yang cocok untuk hari ini adalah 1 Timotius 4:12 TB, yang berbunyi: "Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu, dan dalam kesucianmu." Ayat ini mengingatkan kita semua, terutama para pemuda, akan tanggung jawab kita dalam memberikan teladan yang baik bagi orang-orang di sekitar kita. Terkadang, mungkin kita merasa diabaikan, dianggap kurang berpengalaman, atau dianggap tidak mampu melakukan hal-hal besar. Tetapi Tuhan ingin mengingatkan kita bahwa usia muda bukanlah halangan bagi kita untuk memberikan dampak positif dalam kehidupan ini. Sebag...

MENAKLUKKAN KECEMASAN

Saudara-saudara yang dikasihi dalam Kristus, Hari ini, ayo kita renungkan tentang kecemasan yang sering menghampiri hidup kita. Dalam situasi tekanan dan tantangan, cemas dapat dengan mudah menyelinap ke dalam pikiran dan hati kita, membuat kita terjerat dalam ketakutan yang tidak sehat. Tetapi, dalam 1 Petrus 5:7, Tuhan telah memberikan petunjuk yang jelas: "Serkahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu." Pertama, mari kita pahami bahwa kecemasan adalah suatu hal yang alami bagi manusia. Tidak ada yang terlepas dari rasa cemas dalam hidup ini. Namun, sebagai orang percaya, kita harus menghindari agar kecemasan tidak menguasai hidup kita. Firman Tuhan menekankan bahwa kita harus menyerahkan semua kecemasan kepada Tuhan. Dia adalah Pemelihara kita, Dia mengasihani dan mengerti segala sesuatu yang kita alami. Ketika kita menyerahkan kecemasan kepada Tuhan, kita menunjukkan kepercayaan dan ketergantungan kita kepada-Nya. Kita menyerahkan semua kekhaw...

Mengapa Kita Mengalami Pencobaan

Ketika datang pencobaan ke dalam hidup kita, satu kata yang biasanya ada di depan bibir kita adalah mengapa. Karena pencobaan itu sulit, menyakitkan, dan menyedihkan, kita biasanya bertanya, "Mengapa itu terjadi kepada saya?" dan kita selalu hampir tidak pernah mendapat jawaban yang kita cari. Mereka membuat kita meragukan apa yang kita percaya karena keinginan kita sendiri sedang diuji. Seperti yang kita pelajari pada hari pertama, Yesus mengajar kita bahwa kita akan mengalami kesulitan. Hidup sebagai pengikut Kristus bukan berarti tidak ada kesulitan. Dunia kita jatuh dan hancur dengan orang-orang yang melakukan hal-hal yang menjatuhkan dan menghancurkan. Tentu saja, akan ada pencobaan. Orang-orang akan melakukan hal-hal yang mempengaruhi kita. Kita akan melakukan hal-hal yang mempengaruhi orang lain dan diri kita sendiri. Kita mungkin tidak bermaksud demikian, tetapi tindakan kita masih menyebabkan rasa sakit dalam kehidupan orang lain. Mungkin bahkan diri sendiri. Beriku...

IBADAH YANG BERKENAN

Ibadah tuh goalnya apa sih? Karena banyak orang Kristen yang berkata begini: saya sudah rajin ibadah, saya sudah banyak berkorban buat gereja, saya sudah memberi banyak, saya sudah rajin pelayanan, saya nggak pernah absen ke gereja, saya nggak pernah absen kebaktian, dan lain sebagainya, tapi masih bingung goal/tujuan dari ibadah itu apa. Saudara-saudara ternyata di Perjanjian Lama di Kitab Amos 5 ayat 21-24 ternyata ada cerita bahwa ibadah Israel dibenci sama Tuhan dan ini ngeri banget sampai ibadah kita Tuhan benci. Amos 5:21-24 (TB) "Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu dan Aku tidak senang kepada perkumpulan rayamu. Sungguh, apabila kamu mempersembahkan kepada-Ku korban-korban bakaran dan korban-korban sajianmu, Aku tidak suka, dan korban keselamatanmu berupa ternak yang tambun, Aku tidak mau pandang. Jauhkanlah dari pada-Ku keramaian nyanyian-nyanyianmu, lagu gambusmu tidak mau Aku dengar. Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai y...

KESETIAAN MELEWATI MASA-MASA KEGAGALAN

Kebanyakan film romantis menggambarkan kisah cinta anak muda. Film tersebut biasanya menampilkan adegan yang sempurna di mana dua individu jatuh cinta. Lalu bolak-balik dari saat mereka jatuh cinta, kemudian dipercepat ke adegan di mana mereka telah tua dan memiliki anak-anak, menunjukkan cinta dalam tahap yang paling dewasa. Permasalahannya bahwa kisah romantis ini hanya menunjukkan sisi awal dan akhir. Semua orang dapat merasakan cinta anak muda yang begitu menggairahkan, tetapi tidak semua orang dapat mengalami cinta yang berkembang secara utuh. Perjuangan cinta yang paling berat adalah diantaranya, melalui proses menuju dewasa. Inilah yang akan membuat hubungan tetap bertahan di masa-masa sukar. Kesetiaan terhadap satu sama lain terbukti ketika mengalami masa-masa kegagalan. Tuhan tetap setia bahkan ketika manusia tidak setia. Ia terus menerus tertolak seperti seorang suami setia yang istrinya belum pulang ke rumah, meskipun ia tahu apa yang sedang dilakukan istrinya. Dan ia sepert...

KASIH ABADI ALLAH

Yeremia 31:3 “Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.” Orang Israel berulang kali berdosa terhadap Allah. Bahkan setelah banyak peringatan, mereka gagal untuk bertobat. Tetapi Tuhan kita ialah Tuhan yang murah hati. Terlepas dari kedegilan hati mereka, Dia masih memulihkan mereka. Dalam Yeremia 31, kita membaca bagaimana Tuhan menjangkau umat-Nya dengan kebaikan yang lahir dari kasih kekal yang mendalam bagi mereka. Kasih ini bermula sejak kekekalan di masa lampau dan terus berlanjut kepada kekekalan di masa mendatang. Tuhan adalah sumber kasih ini. KasihNya tidak didasarkan oleh apa yang Dia lihat atau apa yang telah terjadi. Inilah Tuhan, sifat-Nya. Tidak ada yang dapat kita lakukan untuk mendapatkan kasih-Nya atau melenyapkan kasih-Nya kepada kita. Dan dengan kebaikan-Nya yang tiada putus-putusnya, Dia dengan sabar dan penuh kasih menarik kita kepada-Nya. Begitu besar kasih-Nya, hing...

MELAYANI SEPERTI TELADAN YESUS

Filipi 2:1-4 (TB) 1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, 2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, 3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; 4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. Bapak/Ibu saudara dalam bacaan kita pagi hari ini kita belajar dari nasihat Rasul Paulus kepada jemaat Filipi tentang bagaimana kita harus bersikap diantara sesama kita terlebih dalam saudara seiman. Di sana Paulus menuliskan nasihat lebih lanjut tentang tugas-tugas Kristiani;  yaitu kesamaan pikiran dan kerendahan hati, menurut teladan Tuhan Yesus.  Kasih kepada sesama adalah hukum kerajaan Kristus dan aturan dalam keluarga-N...